Empat Virus Ini Bisa Menyerang Udang Vannamei Anda

Jala

| Wildan Gayuh Zulfikar

2 April 2019

Halo Sobat Kabar Udang! Kali ini kami akan melanjutkan pembahasan virus yang menyerang udang anda di tambak. Setelah minggu lalu membahas White Spot Disease dan IMNV (baca: Dua Virus Menyerang Udang Vannamei Anda), kali ini dilanjutkan membahas IHHNV, TSV, CMNV, dan YHV.

Infectious Hepatopancreatic and Haematopoietic Virus (IHHNV) menyebabkan udang berwarna putih mengkilap terutama pada bagian sendi abdomen (bagian bawah udang) atau warna udang menjadi kebiru-biruan dan pertumbuhan rostrum (bagian ekor) cacat pada salah satu sisi. Penyebaran IHHNV dapat melalui kanibalisme antar udang.

Contoh udang yang terkena IHHNV

Sindrom Taura yang disebabkan oleh Taura Syndrome Virus (TSV) pernah terjadi di Jawa Timur pada tahun 2005 dan berpotensi masih berkembang hingga saat ini. Infeksi TSV terjadi antara hari ke-14 sampai ke-14 pascatebar. Udang terinfeksi TSV pada taraf parah ditandai dengan warna tubuh yang memucat, munculnya bercak hitam, dan pleopod (ekor renang) berwarna lebih merah dibandingan dengan bagian tubuh lainnya. Selain itu, udang yang terserang TSV memiliki kulit lunak dan usus kosong. Penyakit ini sering terjadi pada fase akhir dari siklus molting. Penyebaran TSV melalui peristiwa kanibalisme antar udang.

Contoh udang yang terkena TSV

Covert Mortality Disease (CMD) yang disebabkan oleh Covert Mortality Nodavirus (CMNV) menyebabkan udang mati di dasar kolam. Penyakit ini banyak terjadi di Tiongkok dan akan sangat mungkin menyebar ke Indonesia jika tidak ada pencegahan. CMD dapat terjadi pada 1 bulan pascatebar dan petambak sulit menyadari awal kematian udang. Beberapa ciri awal penyakit ini yaitu warna hepatopankreas memudar, saluran pencernaan kosong, kulot udang lunak, dan pertumbuhan udang lambat. Seringkali warna otot menjadi keputihan di bagian perut.

Contoh udang yang terkena CMNV

Yellow Head Disease (YHD) diakibatkan oleh Yellow Head Virus (YHV), ditandai dengan warna kepala berubah menjadi pucat hingga kekuningan. Gejala lain yaitu berkurangnya nafsu makan dan berenang hanya di permukaan.

Contoh udang yang terkena yellow head disease

Udang dapat terkena penyakit baik yang diakibatkan oleh bakteri maupun virus. Potensi terkena penyakit selalu ada, tetapi justru pemicu penyakit itu muncul adalah imunitas udang yang menurun akibat kekurangan nutrisi atau karena mengalami stres. Pemberian nutrisi yang baik akan meningkatkan daya tahan tubuh bagi udang. Kemudian kualitas air tambak yang baik akan meminimalisir udang menjadi stres. Stres dapat menjadi faktor yang menjadikan kemungkinan udang terserang penyakit menjadi dua kali lipat. Udang yang sehat akan tumbuh dengan baik.